untuk apa

untuk apa
aku menjadi pecundang ketika bicara mengenai cinta. selalu begitu, aku menjadi manusia yang entah brantah namanya. pokoknya malam ini aku ...

angin dan hujan

angin dan hujan
duduk di bangku, dibawah terpal biru. berteman dengan deru hujan yang seolah rindu membasuh bumi.  telur asin, kopi mendingin dan jajanan an...