Menangani Flo, kucing persia sakit diare

Kemarin dek Shinta mengadopsi kucing lagi. Flo namanya. Berumur tiga bulan, peranakan Persia medium long hair warna putih kapas dan sungguh cantik sekali. Sehari dirumah dek Shinta, akhirnya dimandiin di salon deh, biar tambah cuantik. Lantas malamnya ada gangguan pencernaan, ku belikan obat di petshop deket rumahnya, dan aku budal Ponorogo. Suwung melandaku malam itu.
Tenang, santai dan menikmati hari ini tanpa pekerjaan, pagi tadi dikabari kalo keadaan Flo mempuruk. Akhirnya diriku ke Madiun lagi untuk membawa Flo ke dokter hewan. Setelah mencari beberapa dokter, ternyata ada yang sedang mengoprasi, dan sisanya buka sore hari. Nah, setelah muter Madiun, akhirnya dapet dokter yang menangani Flo. Langsung ditangani, di infus dan embuh diapakan lagi.
Karena dirumah dek Shinta sedang ada dedek bayi, akhirnya Flo aku bawa pulang. Kasihan dedek bayi kalo ada kucing sakit dirumah, apalagi kalo berisik. Sampai rumah, aku juga bingung sendiri. Nyuapin makan, obat dan minumnya. Sunggu pengalaman yang tak pernah terfikirkan sebelumnya.
Malam ini, karena belum bisa merem, kutengok lagi si Flo. Coba kukasih makan, dia mulai mau makan, meski harus disuapin. Tapi setelah pakan pur dan lunak dicampur, akhirnya mau makan juga tapi gak banyak. Seperti Molly, akhirnya kucoba kasih telur mentah. Ternyata makan lahap banget! Kampret, doyan banget ini kucing. Ya, jadi tiga jenis makanan kucampur dan makan banyak. Semoga besok sudah sehat, pencernaan sudah normal dan diriku bisa kembali ke Madiun untuk ketemu dek Shinta. Horee!!

0 Response to Menangani Flo, kucing persia sakit diare

Posting Komentar