Mengiang

Aku melihat baju digantungan, pintu cokelat dipojokan tembok, meja pendek dengan lampu LED kecil temaram. Aku juga melihat selembar cahaya yang masuk melalui fentilasi kamarku. Di atas almari yang menyimpan beberapa lembar baju juga terdapat koper kosong yang biasa digunakan untuk membawa barang yang ada dibawahnya.
Aku mendengar ada yang mendengkur disebelah sana, putaran kipas angin juga terdengar, juga ada yang mengiang entah suara apa.
Aku memikirkan kenapa aku melihat dan mendengar itu semua, karena seharusnya ini waktunya untuk rehat. Selalu begini, setiap dini hari.

0 Response to Mengiang

Post a comment