Pulang - Iksan Skuter (Rumah; tempat paling ramah menundukkan resah)

Musik memang erat dalam hidupku. Bahkan, aku termasuk orang yang hidup dari musik, meski bukan seorang musisi. Dalam memotivasi diri atau mencari inspirasi, lebih banyak memang dari musik. Kali ini diriku mau berbagi musiknya Iksan Skuter, Indie-ers dari kota Malang. Setelah lagu Bapak, lagu Pulang ini adalah lagu idola saya sejak pertama kali mendengarnya. Iksan memang lihai dalam merangkai lirik. Sederhana, tapi mengena. Folk Banget!
Aku yakin teman-teman juga mengamini lirik lagu dalam single terbaru ini, apalagi man-teman yang merantau, atau setidaknya sedang jauh dari rumah untuk waktu sekian lama seperti diriku. Aku dan mungkin kamu adalah orang yang selalu lemah ketika berbicara tentang tempat yang paling ramah, yaitu rumah. Tak ada Meikarta yang senyaman rumah. Jadi, pulang adalah kata yang menjembatani untuk kembali ke rumah. "ingin pulang dan merebahkan badan, sore di teras bersama bapakku, ditemani teh panas ibu" Sepenggal lirik yang bikin hati berkecamuk! 
Yayaya, kapan kamu terakhir pulang, menikmati teh panas buatan ibu? Atau ngobrol soal kerjaan atau kuliah dan hari-harimu diperantauan? Atau, pesan singkat melalui Whatsapp sudah mengubur semua rindumu akan Meikarta yang sebenarnya itu?
apakah kau pernah jauh dari rumah
rindu yang menumpuk
sakit dan berkecamuk
apakah kau pernah jauh dari rumah
terbangun di tengah malam
dingin lapar tak tertahan
ku sering merasakannya, kawan
ingin pulang dan merebahkan badan
di kasur empuk dan diselimuti bapakku
rindu sayur bayam masakan ibu
ku sering merasakannya, kawan
ingin pulang dan merebahkan badan
sore di teras bersama bapakku
ditemani teh panas ibu

apakah kau pernah jauh dari rumah
menemukan kegagalan
dan air mata yang tak bisa lagi kau teteskan
ku sering merasakannya, kawan
ingin pulang dan merebahkan badan
di kasur empuk dan diselimuti bapakku
rindu sayur bayam masakan ibu
ku sering merasakannya, kawan
ingin pulang dan merebahkan badan
sore di teras bersama bapakku
ditemani teh panas ibu
jika kau merasakannya
ku rasa kita tak jauh berbeda

1 Response to Pulang - Iksan Skuter (Rumah; tempat paling ramah menundukkan resah)